Langsung ke konten utama

Postingan

Percobaan Katrol

Disini saya akan membahas tentang percobaan katrol untuk memudahkan manusia dalam beraktivitas, salah satunya mengangkat benda berat menjadi lebih ringan. Katrol adalah salah satu jenis pesawat (teknologi) sederhana untuk meringankan kerja manusia. Berikut percobaan katrol yang saya telah coba di Pusat Peragaan IPTEK (Taman Mini Indonesia Indah) ketika mengangkat beban berat : Pada percobaan pertama, saya mengangkat beban yang hanya mempunyai 1 katrol pada bagian atasnya sedangkan pada bagian bawah tidak dipasang (dari foto, posisi katrol sebelah kiri). Setelah saya angkat terasa sangat berat ketika diangkat. Pada percobaan kedua, saya mengangkat beban yang mempunyai 2 katrol pada bagian atas dan bawah yang lebih banyak dari sebelumnya (dari foto, posisi katrol ditengah). Setelah saya angkat terasa lebih ringan walaupun masih ada terasa beratnya. Pada percobaan ketiga, saya mengangkat beban 4 katrol yang dipasangnya 2 katrol bagian atas dan 2 katrol di bagian bawah ...

Hukum Persepsi : Ketertutupan (Closure)

Menurut pendapat saya, ini adalah salah satu contoh gambar dari hukum Gestalt yaitu hukum ketertutupan. Pada gambar ini ada dua buah segitiga menurut saya kenapa begitu? karena yang namanya bentuk segitiga sudah umum diketahui oleh kebanyakan orang dan lihat pada bentuk bangun datar yang terputus-putus garisnya, dari sini kita sudah dapat mempersepsikan bahwa itu adalah bentuk segitiga, sehingga secara sadar tidak sadar ada dua buah segitiga disitu jika dilihat secara teliti yang berupa warna putih menutupi segitiga yang dibelakangnya sehingga terputus-putus garisnya yang walaupun begitu kita dengan cepat dapat mempersepsikan bahwa itu adalah segitiga dan yang sebenarnya ada dua buah segitiga.

Mitos dan Legenda

A.    Mitos Mitos adalah cerita antara manusia dan dewa-dewa atau dari dewa-dewa itu sendiri berdasarkan hasil kepercayaan manusia atau pengalaman yang berasal dari alam pikiran bawah sadar manusia yang dapat membangun nilai dan norma demi menciptakan kepatuhan agar manusia tidak melakukan tindakan tertentu yang membahayakan alam maupun manusia itu sendiri. Dalam bahasa modern, mitos adalah manipulasi alam pikiran manusia yang dituturkan guna menjadi dukungan atau sebuah kesepakatan dalam persepsi yang sama yakni pencitraan.       B. Legenda               Legenda adalah cerita magis yang mengaitkan tokoh manusia, peristiwa, latar serta alur yang seolah-olah nyata di kehidupan manusia  dan berkaitan dengan sejarah kehidupan seseorang maupun daerah setempat pada zaman dahulu.               C.  Contoh Mitos dan Legenda 1.      Mitos Kyai...

Ketidakjujuran serta Manusia dan Cita-Cita

A. Ketidakjujuran yang identik dengan sifat curang 1. Curang Curang merupakan salah satu sifat tercela bahkan mengarah pada kemunafikan. Menjauhi sifat tersebut memerlukan pembiasan. Caranya jangan sekali-kali mencoba berbuat curang, karena sekali saja hal itu dilakukan akan menjadi kebiasaan. Bagaimana cara agar kita terhindar dari sifat curang yang identik dengan ketidakjujuran? 1.  Jujur pada diri sendiri Luangkan waktu untuk mengevaluasi diri sendiri. Temukan alasan-alasan di balik setiap kebohongan yang kita ucapkan. Pikirkan bagaimana bila kita ada di pihak lain yang telah kita bohongi. Temukan apa yang sebenarnya kita cari dalam hidup. 2. Minta Tolong Bukan bantuan tenaga profesional yang kita butuhkan. Tetapi bantuan dari lawan bicara kita Terkadang dibutuhkan pengertian dan persiapan untuk menerima informasi. 3. Katakan dengan hati Mengucapkannya dengan penuh perasaan memang tidak akan membuat si lawan bicara urung untuk ...

Tanggungjawab dan Jenis-Jenis Tanggungjawab

A. Tanggung Jawab            Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.          Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau  perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang bertang­gung jawab.Disebut demikian karena manusia, selain merupa­kan makhluk individual dan makhluk sosial, juga merupakan makhluk Tuhan. Manusia memiliki tuntutan yang besar untuk bertanggung jawab mengingat ia mementaskan sejumlah peranan dalam konteks sosial, individual ataupun teologis.         Dalam konteks sosial manusia merup...

Kegelisahan dan macam-macam kecemasan menurut Sigmund Freud

Menurut Sigmund Freud , kecemasan dibagi menjadi tiga macam, yakni : A. Kecemasan obyektif atau Kenyataan Kecemasan obyektif adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut kalau ia berada di dekat dengan benda- benda tertentu atau keadaan tertentu dari lingkungannya. Contohnya : Seorang anak yang takut akan kegelapan. Seseorang yang cemas akan serangga. B. Kecemasan Neurotis (saraf) Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah. Sigmund freud sendiri membagi kecemasan ini menjadi 3 bagian : Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan. Kecemasan semacam ini menjadi sifat dari seseorang yang gelisah, yang selalu mengira bahwa sesuatu...

Harapan dan Kepercayaan

A. Harapan          Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun adakalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.            Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".  Kalimat lain "harapan palsu" adalah kondisi di mana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut menjadi nyata sangatlah kecil. B. Mengapa manusia me...